. SMP Negeri 2 Ngawi mendapat amanah dari Badan POM sebagai SEKOLAH KEAMANAN PANGAN yang ada di Kabupaten Ngawi. Penerapan prinsip “5 Kunci Keamanan Pangan dan Cek Klik” menjadi solusi yang harus diterapkan mulai dini pada sekolah-sekolah. SMP Negeri 2 Ngawi melakukan kegiatan mengenal keamanan pangan dan jajanan anak sekolah antara kader senior dan junior serta peserta didik di halaman sekolah agar peserta didik mampu dan memahami pangan dan jajanan yang sehat dan terdapat 5 kunci pangan.
Makanan yang dikonsumsi setiap hari harus terhindar dari segala cemaran dan dalam kondisi layak untuk di konsumsi. Kurangnya perhatian terhadap keamanan pangan menjadi salah satu masalah besar yang harus ditangani. SMP Negeri 2 Ngawi mendapat amanah dari Badan POM sebagai SEKOLAH KEAMANAN PANGAN yang ada di Kabupaten Ngawi. Penerapan prinsip “5 Kunci Keamanan Pangan dan Cek Klik” menjadi solusi yang harus diterapkan mulai dini pada sekolah-sekolah. 5 prinsip keamanan yang meliputi menjaga kebersihan, memisahkan makanan matang dan mentah, memasak dengan benar, menjaga suhu aman dan menggunakan bahan baku yang aman. Prinsip Cek Klik sebelum membeli produk makanan yaitu memperhatikan kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa. Kegiatan ini harus dilaksanakan sedini mungkin dan penuh rasa tanggung jawab agar tercapai pangan yang aman dan higienis dikonsumsi.
Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) menjadi salah satu ajang bergengsi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Ngawi. Perlombaan ini diselenggarakan secara daring dengan mengirimkan video ke pihak penitia penyelanggara. Cabang olahraga yang dilombakan beragam yaitu lomba pencak silat jurus tunggal (Putra dan Putri) dan karate-DO (Putra dan Putri).
SMPN 2 Ngawi mengeluarkan jagoan terhebatnya dalam perlombaan ini. Diantaranya perlombaan tersebut SMPN 2 Ngawi memperoleh juara yaitu Caludya Eka Anantha () di cabang pencak silat jurus tunggal putri sebagai juara 3, Rajendra Aulia () di cabang lomba karate-DO putra sebagai juara 3 dan Biruni Revira Ramadhani () di cabang karate-DO sebagai juara 2. Pembimbing lomba KOSN ini yaitu Bapak Fendri Setya Pambudi dan Bramanda Oktavio. Kami ucapkan selamat atas keberhasilan yang diraih oleh siswa-siswi SMPN 2 Ngawi. Harumkan nama SMP kita tercinta dan tetap berkarya sehati demi SMPN 2 Ngawi.
Perlombaan Festival dan Lomba Seni Siswa Indonesia atau FLS2N menjadi salah satu ajang bergengsi di seluruh Indonesia, tak kecuali di Kabupaten Ngawi. Perlombaan ini memiliki banyak cabang seni diantaranya cabang tari, desain poster, penyanyi solo dan duet gitar. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan lomba FLS2N ini dilakukan secara daring. Adapun beberapa perlombaan itu dibuat video lalu dikumpulkan ke panitia penyelenggara.
SMPN 2 NGAWI dengan bangga mengeluarkan putra-putri terbaik dalam ajang ini. Tim tari yang dipimpin oleh Bapak Chandra Adi Susanto dengan 5 anak bimbingnya yaitu Vinnesa Angellika Nena Cantika Putri (9E), Azzahra Citra Adila (9C), Brilian Cantika Dyah Nareswari (9A), Keysya Vinka Mukti (8E) dan Puspa Nirwana Purbo Sulistyo (8D) berhasil menyabet juara 1 tingkat Kabupaten Ngawi. Tari kreasi modern dengan judul “Laku Sinedya” yang memiliki makna mendalam terkait tentang asa dalam meraih mimpi diperankan dengan baik oleh para siswa SMPN 2 Ngawi.
Perlombaan FLS2N cabang desain poster diwakili oleh siswa berbakat Noufal Coulava Audrey (8C) dengan pembimbing Bapak M. Nur Taufik Hidayah berhasil mendapatkan juara 1. Cabang Seni Solo Vokal berhasil memperoleh juara 1 atas nama Dayinta Adisty (9B) serta duet gitar atas nama Yohanes Charles Soesanto (9C) dan Gabriel Sandhika Cristian (8A). Kedua cabang seni tersebut yaitu solo vocal dan duet gitar dibimbing langsung oleh Bapak Gersom. Tidak berhenti disitu saja, SMPN 2 Ngawi menjadi perwakilan Kabupaten Ngawi di FLS2N tingkat Provinsi. Kami ucapkan selamat atas keberhasilan yang diraih oleh siswa-siswi SMPN 2 Ngawi. Harumkan nama SMP kita tercinta dan tetap berkarya sehati demi SMPN 2 Ngawi
Antusias wali murid dalam mendukung terlaksananya pembelajaran tatap muka semakin banyak. Kepedulian tersebut tentunya sangat bermanfaat dalam menyongsong program pembelajaran tatap muka. Salah satu bentuk kepedulian berasal dari orangtua ananda Intan Dicky kelas 7E yang memberikan bantuan berupa handsanitizer dan masker yang diserahkan kepada pihak SMPN 2 Ngawi. Kegiatan Pembelajaran tatap muka diwacanakan akan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran mendatang. Harapan kedepan tentunya akan semakin banyak pihak yang mendukung program ini, sehingga program ini bukan hanya wacana namun bisa benar-benar terwujud. Terimakasih kami ucapkan atas kepedulian dan dukungan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka.